JAKARTA - Mayoritas pekerja harus menerima kenyataan bahwa tak ada kenaikan gaji pada tahun depan. Ini dipicu situasi dunia usaha yang mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19.
Lantas, apakah keadaan itu masih mengharuskan para buruh untuk menyisihkan uangnya untuk dialokasikan ke dalam bentuk investasi?
Baca Juga: Investasi Surat Utang Negara Dijamin Halal
Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho, penting atau tidaknya investasi di tengah kondisi keuangan pekerja yang pas-pasan. Keputusan untuk berinvestasi sebaiknya dilakukan setelah mereka telah menabung dan memenuhi kebutuhan sehari-hari sudah tercukupi dengan baik.
"Karena hakikatnya berinvestasi adalah kita "memarkir" uang kita untuk sekian lama agar dapat berkembang secara optimal. Jadi ketika diinvestasikan kemungkinan tidak bisa sewaktu-waktu untuk dicairkan lagi," kata Andy kepada Okezone, Rabu (4/11/2020).
Baca Juga: Gaji Tak Naik, Menabung Wajib Dong
Dia menyarankan produk investasi yang tergolong masih aman di tengah krisis saat ini adalah logam mulia.