JAKARTA - Indonesia resmi dinyatakan resesi setelah dua kuartal berturut-turut pertumbuhan ekonominya minus. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 minus 3,49% secara year on year (yoy).
"Ekonomi Indonesia kuartal III masih terkontraksi 3,49%," kata Kepala BPS Suhariyanto, Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Sebelum pengumuman soal data pertumbuhan ekonomi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah mengungkapkan sebuah data. Bahwa Indonesia resesi tidak sendirian. Sudah ada banyak negara yang mengalami resesi terlebih dahulu.
Penyebab resesi ini tidak lain karena Covid-19 yang membuat ekonomi dunia babak belur.
Dalam konpers APBN KiTA secara virtual, Senin (19/10/2020) lalu, Sri Mulyani merinci sejumlah data negara yang alami resesi dan koreksi pada data ekonominya. Berikut ini data selengkapnya.
1. Spanyol mengalami minus 22%, dan diproyeksikan masih minus 12% di kuartal III-2020.
2. Inggris minus 21%, serta diproyeksi kuartal III minus 10%.
3. Prancis diproyeksikan minus 9,5%
4. Meksiko minus 11,5%
5. Italia minus 9,7% di kuartal III-2020.