Harga Emas Naik Lagi, Investor 'Buang' Dolar AS

, Jurnalis
Jum'at 04 Desember 2020 06:45 WIB
Emas (Foto: Shutterstock)
Share :

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah meningkat lebih dari 21% tahun ini, diuntungkan dari suku bunga yang mendekati nol dan risiko inflasi yang lebih tinggi yang kemungkinan besar dihasilkan dari stimulus besar-besaran secara global untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi.

Emas menemukan dukungan tambahan ketika Institute for Supply Management (ISM) pada Kamis (3/12) melaporkan bahwa indeks non-manufaktur berada di 55,9% pada November, turun dari 56,6% pada Oktober. Demikian seperti dilansir Antara, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Kenaikan emas juga agak terbatas setelah laporan pengangguran mingguan menunjukkan bahwa orang Amerika yang mencari klaim tunjangan pengangguran turun menjadi 712.000 minggu lalu, kurang dari 787.000 klaim yang diajukan pada minggu sebelumnya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 5,7 sen atau 0,24% menjadi ditutup pada USD24,137 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD26,5 atau 2,62% menjadi menetap di USD1.038,6 per ounce.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya