JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji termin kedua hingga tahap V. Total pekerja yang akan menerima BLT termin kedua itu nantinya sebanyak 12,4 juta pekerja.
Dengan disalurkankan tahap 5 termin kedua ini, maka Kemnaker telah menyalurkan BSU dengan total sebanyak 11,052 juta penerima. Artinya, masih ada sekitar 1,34 juta pekerja yang rekeningnya belum terisi dana BLT sebesar Rp1,2 juta.
Baca Juga: Setiap Hari Cek Rekening tapi BLT Tak Kunjung Cair, Cek Faktanya
Pencairan BLT termin kedua ini ternyata mengundang banyak polemik dari kalangan pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta per bulan. Pasalnya, banyak yang merasa heran kenapa kali ini cairnya tak berbarengan, meskipun berada pada satu kantor.
Salah satu contohnya seperti yang dialami oleh seorang karyawan swasta bernama Riska. Dia mengeluhkan kenapa hingga kini BLT tak juga masuk ke rekeningnya, padahal ada rekannya di kantor sudah mendapatkannya.
Baca Juga: 150.000 Pekerja Tak Dapat BLT, Menaker: Mungkin Mereka Pakai Rekening Mertua
"Inkonsisten, BLT bikin PHP," kata Rizka kepada Okezone, Jumat (4/12/2020).
Selanjutnya, ada seorang pekerja swasta, Jumadil yang mengeluhkan ihwal dirinya yang tak juga mendapatkan BLT.
"Pas termin I saya dapat, ini kok termin II belum dapat. Ada apa dengan BLT?," ujarnya.