3. Akui Karyawan
Ada baiknya untuk memberi penghargaan kepada karyawan di akhir tahun dengan ulasan formal atau informal. Tidak hanya memberi kesempatan untuk menangani mereka yang berkinerja buruk dan memberi penghargaan kepada yang berkinerja tinggi, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan moral perusahaan kepada karyawannya.
“Idenya adalah untuk menunjukkan kepada karyawan bahwa Anda mengakui dan menghargai kontribusi mereka,” kata McBean.
4. Menilai Kelayakan Rencana Pemasaran
McBean mengatakan, untuk menilai rencana pemasaran, bisa dilakukan dengan bertanya pada diri sendiri apakah rencana tersebut cukup agresif, apakah menjangkau khalayak yang tepat dan apakah itu menghasilkan bisnis yang berulang.
Pertimbangkan juga opsi untuk membelanjakan dana periklanan Anda secara lebih efektif. Misalnya, apakah pemanfaatan media sosial benar-benar membuahkan hasil atau apakah lebih baik membelanjakan uang untuk mengiklankan langsung di tempat publik.
“Banyak perusahaan melihat pemasaran sebagai pengeluaran, tetapi sebenarnya ini adalah investasi dan membutuhkan perhatian Anda yang terfokus. Buat tujuan dan ukur hasil dengan itu,” kata McBean.
5. Adakan pertemuan akhir tahun dengan akuntan, pengacara, dan penasehat lainnya
Momen akhir tahun adalah hal yang tepat untuk bertemu dengan akuntan, pengacara, dan penasehat lainnya. Momen tersebut bisa dijadikan sebagai waktunya berunding dan memintas saran untuk keberlangsungan bisnis di tahun yang baru.
“Perspektif mereka bisa sangat berharga bagi seorang pengusaha yang telah dirantai ke mejanya sepanjang tahun.Merencanakan masa depan yang tidak dapat Anda prediksi adalah bagian dari pekerjaan pemilik bisnis, dan penasihat ini dapat membantu Anda membuat keputusan yang cerdas,” jelas McBean.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)