Tjahjo juga mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat kapabilitas Kementerian PANRB. Diantaranya adalah penyederhanaan struktur organisasi dengan merampingkan 62 jabatan administrator dan 94 jabatan pengawas. Kemudian dalam penerapan SPBE, dilakukan pengembangan fitur aplikasi e-office untuk mendukung sistem kerja selama pandemi yang juga telah didukung dengan ke arah penerapan tanda tangan elektronik tersertifikasi BSrE-BSSN.
Penerapan sistem merit di Kementerian PANRB juga telah dilakukan dan berpredikat sangat baik dalam pelaksanaan Indeks Sistem Merit. Penerapan sistem merit ini meliputi penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) untuk pengembangan kompetensi pegawai, sistem informasi kepegawaian yang terintegrasi dengan BKN, serta penilaian prestasi kerja dan penghitungan kompensasi pegawai secara elektronik. Selain itu, Kementerian PANRB juga mendapatkan predikat Informatif atas penilaian dari Komisi Informasi Pusat.
Ke depannya, Tjahjo mengungkapkan bahwa ada beberapa langkah yang akan terus dilakukan terkait dengan capaian pada tahun ini. Proses penyederhanaan birokrasi akan terus dilanjutkan yang dibarengi dengan penyusunan model organisasi dan sistem kerja baru yang fleksibel.
Mengenai SPBE, akan terus dilakukan pengembangan dan optimalisasi agar mendukung sistem kerja baru yang berbasis digital, termasuk adopsi AI dan big data. Dalam manajemen talenta ASN, rencana pengembangan SDM (HCDP) akan terus dikembangkan karena memainkan peranan strategis dalam pengembangan ASN.
Selanjutnya, akan terus memperkuat birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani serta kolaborasi untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran instansi. Pembangunan zona integritas juga akan terus didorong, khususnya di kawasan strategis.
“Terakhir, adalah dengan memperkuat kebijakan pelayanan publik sebagai transformasi yang sejalan dengan perkembangan global dan harapan masyarakat, termasuk mendorong penerapan standar pelayanan publik dalam era tatanan normal baru,” pungkas Tjahjo.
(Dani Jumadil Akhir)