Wakil Menteri (Wamen) BUMN I Pahala Nugraha Mansury mencatat, sinergi antara PT KPI dengan Kimia Farma untuk mengembangkan Bahan Baku Obat (BBO) paracetamol dari Benzene dapat mendukung kemandirian farmasi nasional. Upaya adanya kemandirian farmasi nasional seiring dengan 95 persen kebutuhan BBO dalam negeri masih di impor. Karena itu,
"Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah terobosan yang dilaksanakan oleh Pertamina melalui PT KPI dan Kimia Farma yang berencana untuk membangun Pabrik Farmasi Paracetamol dengan kapasitas 3.800 ton per Annum (TPA) dari turunan produk Petrokimia yaitu Benzene," ujar dia.
Dia bilang, pandemi Covid-19 membuat sektor kesehatan menjadi modal utama yang tidak terpisahkan dari rangkaian Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Maka, pengembangan BBO Parasetamol seyogyanya harus dilakukan.
(Fakhri Rezy)