JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan jalan tol di Indonesia bertambah hingga 258 kilometer (km) di 2020.
Kepala BPJT Danang Parikesit, pada tahun 2020 ini seluruh jalan tol di Indonesia panjangnya mencapai 2.346 km. Sementara di tahun 2019 panjang jaringan tol seluruh di Indonesia adalah 2.088 km. Apabila dihitung selisihnya, maka jalan tol di Indonesia bertambah 258 km selama tahun 2020.
Baca juga: 2 Tol Baru Mulai Dibangun, Ini Daftarnya
"Jadi pada akhir 2019 panjang jalan tol di seluruh Indonesia mencapai 2.088 km, di 2020 panjang jaringan jalan tol bertambah menjadi 2.346 km," kata dia di Jakarta, Jumat (8/1/2021).
Dia juga menjelaskan pemerintah mempunyai target jaringan jalan tol di Indonesia bisa mencapai 4.761 km di tahun 2024. Di mana tahun ini targetnya jalan tol di Indonesia bertambah menjadi 2.756 km.
Baca juga: Arus Balik Nataru, 144.550 Kendaraan Menuju Jakarta
"Beberapa jalan tol yang selesai dibangun di tahun 2020. Mulai dari ruas Kayu Agung-Palembang-Betung, Sigli-Banda Aceh, Pandaan-Malang seksi V, hingga Pekanbaru-Dumai. Ada juga ruas Cimanggis-Cibitung, Depok-Antasari seksi II, Manado-Bitung, dan Krian-Manyar," jelas dia.
Dia juga menambahkan, investasi pada infrastruktur jalan tol meningkat di 2020. Totalnya, nilai investasi untuk jalan tol secara nasional tahun ini mencapai Rp729,54 triliun, naik dari tahun 2019 yang jumlahnya Rp691,43 triliun.
"Akumulasi investasi pada jalan tol tumbuh menjadi Rp729,54 triliun di tahun 2020. Maka kita berarap tumbuh sampai Rp1.100 triliun di tahun 2024," tandas dia.
(Fakhri Rezy)