JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mulai mengerjakan proyek penerapan sistem transaksi tol non tunai nirsentuh berbasis Multilane Free Flow (MLFF).
Sebanyak 41 ruas jalan tol akan mulai diujicobakan sistem bayar tol tanpa setop tersebut tahun depan.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan MLFF ini nantinya akan tersambung dengan ponsel pemilik kendaraan. Ponsel itu adalah on board unit (OBU) yang berfungsi sebagai alat yang dibaca oleh smart camera yang nantinya dipasang di jalan tol.
Baca Juga: Tahun Depan, Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di 41 Ruas Jalan Tol
Kemudian, kata dia, setelah ponsel terdeteksi, maka otomatis akan terjadi transaksi pembayaran tol kepada e-wallet yang dimiliki pengendara.
"Soal reading ada beberapa pilihan. Seperti ada yang menggunakan OBU, atau electronic OBU atau e-OBU, itu direncanakan menggunakan teknologi smartphone yang dimiliki. Sehingga registrasinya masing-masing orang akan mendaftarkan kendaraannya," ujar dia dalam telekonfrensi, Selasa (2/2/2021).
Lalu, lanjut Danang, kendaraan itu akan dikenali oleh sensor dan satelit yang akan memindai kendaraan tersebut untuk kemudian ditransaksikan. "Jadi kalau melalui gerbang tadi, dia langsung mencatat jumlah tertentu yang ada di e-walletnya," ungkap dia.