Perintah Presiden ke Mendag: Percepat Perundingan Perjanjian Internasional

, Jurnalis
Kamis 04 Maret 2021 11:55 WIB
Kerjasama Perdagangan. (Foto: Okezone.com/Shuttertock)
Share :

Presiden Jokowi juga meminta agar implementasi 23 perjanjian perdagangan bilateral dan regional yang sudah ditandatangani.

"Harus benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Saya berikan contoh misalnya dengan Australia kita sudah punya IA CEPA, lihat peluang-peluang yang ada di sana. Saya kira yang gede peluangnya ada otomotif, pelajari betul, pasarnya seperti apa, konsumennya seperti apa, informasikan ke tanah air," tambah Presiden Jokowi.

Sehingga pengusaha Indonesia betul-betul bisa membuka pasar di Australia dan tentu saja produk produk UMKM yang lainnya dapat punya kesempatan untuk melakukan ekspor.

"UMKM memiliki peluang untuk perlu dibantu dan didorong dalam rangka meningkatkan nilai ekspor dan diversifikasi produk ke negara mitra dagang kita," ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta ada penekanan terhadap sektor-sektor industri manufaktur yang menyerap banyak tenaga kerja.

"Seperti otomotif, elektronik, tekstil, kimia dan farmasi serta makanan dan minuman harus diberikan stimulus dan fasilitas-fasilitas ekspor, harus ada insentifnya untuk memperluas pasar terutama negara-negara non-tradisional dengan memanfaatkan kerja sama perdagangan," jelas Presiden Jokowi.

Tidak ketinggalan kinerja perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri harus dioptimalkan.

"Kita punya atase perdagangan kita punya ITPC (Indonesian Trade Promotion Center/Pusat Promosi Perdagangan Indonesia), semuanya harus bergerak," tegas Presiden Jokowi.

Selain dengan Australia dan Korea Selatan, Indonesia juga memiliki CEPA dengan Chile sebagai satu-satunya negara Amerika Latin yang memiliki perjanjian CEPA dengan Indonesia dan telah berlaku sejak 10 Agustus 2019.

Berlakunya IC-CEPA berarti dihapusnya tarif terhadap 7.669 produk Indonesia ke Chile, 78,3% produk langsung mendapat tarif 0%. Produk Indonesia yang mendapat tarif 0% di pasar Chile di antaranya adalah produk-produk pertanian, produk perikanan kaleng dan produk manufaktur.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya