Perintah Presiden ke Mendag: Percepat Perundingan Perjanjian Internasional

, Jurnalis
Kamis 04 Maret 2021 11:55 WIB
Kerjasama Perdagangan. (Foto: Okezone.com/Shuttertock)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Kementerian Perdagangan (Kemendag) dapat mempercepat penyelesaian sejumlah perundingan perjanjian perdagangan internasional antara Indonesia dengan negara-negara mitra.

"Dipercepat penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial, ini adalah agenda prioritas," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (4/3/2021).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 yang juga dihadiri Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta para pejabat terkait lainnya.

Baca Juga: Menguntungkan, RI Incar Ekspor Produk Farmasi hingga Otomotif ke Mozambik

"Karena pada masa-masa seperti ini kita butuhkan pasar ekspor baru. Kita sudah selesaikan IA CEPA (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement) dengan Australia, dengan Korea, dengan EU," ungkap Presiden Jokowi.

Indonesia-Australia CEPA diketahui telah ditandatangani pada 4 Maret 2019 dan resmi berlaku sejak 5 Juli 2020 setelah melalui 10 bulan proses ratifikasi.

Sedangkan Indonesia-Korea Selatan resmi menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA), di Seoul pada 18 Desember 2020.

Baca Juga: Perjanjian Dagang RCEP Banyak Untungnya, Apa Saja?

Namun perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) masih berlangsung.

Perundingan putaran ke-10 tertunda akibat COVID-19 dan kedua pihak melakukan perundingan intersesi virtual pada 15-26 Juni 2020. Selanjutnya putaran ke-10 diperkirakan dilaksanakan pada Maret 2021 dan direncanakan selesai pada akhir 2021.

"Tolong ini Pak Menteri didorong agar juga segera selesai dan negara-negara lain yang kita belum memiliki CEPA ini segera dirampungkan segera diselesaikan," ungkap Presiden Jokowi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya