JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) mengatakan Sudah didistribusikan 37 juta dosis vaksin Covid-19 ke daerah hingga 18 Mei 2021. Jumlah Vaksin itu digunakan saat program vaksinasi pemerintah.
Adapun jumlah vaksin meliputi, 29,9 juta dosis hasil produksi Bio Farma, 3 juta dosis vaksin jadi dari produsen farmasi China, Sinovac, dan 4,1 juta dosis dari Gavi.
Secara agregat, kapasitas vaksin yang ada di Bio Farma mencapai 267.600.000 dosis. Jumlah tersebut terdiri dari bulk vaksin Sinovac yang diimpor dari China, vaksin Sinovac jadi, dan hasil produksi Induk Holding BUMN Farmasi tersebut. Angka tersebut meningkat dari target sebelumnya yakni 150 juta per tahun.
Baca Juga: Syarat Perusahaan Bisa Vaksinasi Gotong Royong dengan Faskes Sendiri
Khusus, bahan baku vaksin Sinovac yang sudah diterima Bio Farma hingga 18 Mei 2021 mencapai 65.500.000 dosis. Sementara jumlah yang sudah diproduksi secara bertahap mencapai 48.793.100.
"Sampai posisi 28 Mei kemarin total bahan baku yang sudah kita terima dari Sinovac itu sebesar 65.500.000 dosis, dan ini kita sudah produksi secara bertahap sampai mencapai 48.793.100. Sementara total kapasitas yang ada di bio Farma sebesar 267.600.000," ujar Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, Kamis (20/5/2021).
.