"Presiden sudah meminta agar dilakukan pemutakhiran data penerima kepada dukcapil sebagai yang berwenang tapi masyarakat juga harus ikut melakukan cek validasinya," ujar.
Sementara Pengamat IT Heru Sutadi menilai data yang akurat dan valid dalam pembagian bansos membuat kebijakan Satu Data harus dipercepat.
"Data yang valid menjadi kendala di negeri ini. Sehingga, kebijakan satu data perlu segera direalisasikan," ujar Heru saat dihubungi Okezone.
Baca Selengkapnya: 11 Fakta Bansos Tunai Diperpanjang, Dapat Rp600.000 di Juni
(Feby Novalius)