JAKARTA - Pemegang Saham PT MNC Land Tbk menyetujui rencana penambahan modal sebanyak-banyaknya Rp806 miliar untuk pengembangan dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City.
Keputusan itu mendapat dukungan 87,02% pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir, termasuk yang menggunakan hak suaranya melalui Easy KSEI dan Badan Administrasi Efek.
Rapat juga menyetujui pergantian pengurus, yang dinilai akan mendukung kebijakan-kebijakan Perseroan di masa yang akan datang. Rapat mengangkat Wakil Direktur Utama Edwin Darmasetiawan, mantan Direktur Pengembangan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC).
Selain Edwin, Rapat juga menyetujui penunjukkan Natalia Cecilia Tanudjaja sebagai Direktur Perseroan. Wanita yang pernah berkarier di Belanda itu, adalah profesional yang sudah teruji di dunia property, entertainment maupun hospitality.
Mega Proyek KEK MNC Lido City
Mega proyek KEK MNC Lido City yang dimaksud meliputi Lapangan Golf 18-hole berstandar PGA, Movieland, Lido Music & Arts Center, Lido Lake Resort Extension, serta MNC Park dan Lido World Garden yang baru akan dibangun pada semester 2 tahun 2021.
Hingga periode Juni 2021, MNC Land sebagai pemilik sepenuhnya KEK MNC Lido City terus menggarap pembangunan infrastruktur dan sejumlah proyek-proyek yang tengah berjalan.
Untuk infrastruktur jalan, pembangunan saat ini sudah mencapai lebih dari 10 kilometer dengan kualitas jalan utama yang sangat baik, laiknya standar jalan di kota-kota besar. Mulai dari jumlah ruas jalan, hingga pedestrian dan jalur hijau semua dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan pengunjung dan berbagai aktivitas di dalam kawasan.
Baca Juga: MNC Lido City Resmi Berstatus Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata
Paralel, Perseroan sedang melaksanakan pembangunan Lido Music & Arts Center, yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021. Saat selesai, Lido Music & Art Center adalah tuan rumah untuk berbagai konser maupun gelaran seni lainnya berstandar internasional. Menilik progres pembangunannya, venue event outdoor yang mampu menampung pengunjung dengan kapasitas hingga 50 ribu pengunjung itu, sudah mencapai 90 persen pekerjaan cut and fill.
“Ini akan baik untuk ekonomi kreatif. Menciptakan wirausaha baru, menjadi tempat wisata bagi masyarakat Indonesia bahkan luar negeri, meningkatkan pemasukan devisa, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperbaiki taraf hidup masyarakat,” ucap Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo beberapa waktu lalu.