Jasnita Telekomindo Bakal Akuisisi Perusahaan Pengelola Rusun dengan Dana Rights Issue

, Jurnalis
Rabu 07 Juli 2021 14:36 WIB
Jasnita Telekomindo Berencana Rights Issue. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) akan memperkuat struktur modal dalam mendanai pengembangan bisnisnya. JAST pun segera melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights isue dengan melepas 406.813.350 lembar saham baru bernominal Rp100 per lembar saham.

Bersamaan dengan itu, perseroan menerbitan waran seri I sebanyak-banyaknya 406.813.350 lembar yang menyertai saham baru.

Dalam prospektus ringkasnya mengungkapkan, dana hasil right issue tersebut akan digunakan pengambilalihan saham atau akuisisi 98% saham perusahaan pengelola rumah susun, PT Cozmo Serviced Apartments (CSA). Adapun nilai 98% CSA berdasarkan perjanjian jual beli saham pada tanggal 15 Juni 2021 hanya sebesar Rp20 miliar.

Baca Juga: Saham JAST Anjlok 6,49% Usai 21 Hari Digembok BEI

Emiten perdagangan alat telekomunikasi ini menyebutkan, rencana pengambilalihan perseroan terhadap CSA membuat perseroan menambah kegiatan usaha sebagai perusahaan holding. Rencana pengambilalihan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna jasa perseroan serta diversifikasi usaha.

Perseroan dan CSA memiliki hubungan afiliasi baik secara langsung dan tidak langsung karena Kennard Jr. S. Kurnia selaku pemilik manfaat akhir perseroan dan menjabat sebagai komisaris CSA yang merupakan anak dari Suganda Setiadikurnia, selaku pemegang 1% dari saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam CSA dan menjabat sebagai direktur pada Oakfield Group Limited yang merupakan pemegang 99% dari saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam CSA .

Baca Juga: Naik Signifikan, BEI Gembok Saham JAST

Rencananya, right isue akan dilaksanakan dalam rentang 12 bulan sejak persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 12 Agustus 2021. Sebagai informasi, JAST menargetkan pendapatan hingga Rp 140 miliar di tahun ini.

Corporate Secretary Jasnita Telekomindo, Nathania Olinda seperti di kutip Kontan pernah bilang, pandemi Covid-19 pada tahun lalu turut berdampak terhadap kinerja JAST. Meski begitu, lini bisnis software as a service (SaaS) Jasnita yakni JasCloud masih dapat diandalkan.

"Melihat hal itu kami memfokuskan usaha kami ke lini tersebut dan terus menambahkan produk-produk baru,"ujarnya, demikian dikutip dari Harian Neraca, Rabu (7/7/2021).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya