OJK Pede Penghimpunan Dana Pasar Modal Lebih Besar Sebelum Pandemi

Antara, Jurnalis
Selasa 10 Agustus 2021 12:53 WIB
OJK optimis dana himpunan pasar modal melebihi masa sebelum pandemi (Foto: Okezone)
Share :

Wimboh menyampaikan pasar modal Indonesia masih mampu bertahan dari dampak pandemi dan menunjukkan kinerja yang terus membaik. Berbagai capaian diraih seperti pertumbuhan investor pasar modal yang sangat signifikan. Ia pun mengapresiasi seluruh insan pasar modal yang telah berperan aktif mendukung pertumbuhan pasar modal di Indonesia agar terus berperan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

Menurut Wimboh, pandemi COVID-19 menyebabkan mobilitas masyarakat terbatas sehingga terjadi penurunan konsumsi di masyarakat dan berdampak meningkatnya pendapatan yang dapat dibelanjakan yang mengendap dalam bentuk simpanan di perbankan. Selain itu kebijakan fiskal dan moneter juga turut meningkatkan likuiditas di pasar.

"Implikasi dari kebijakan dimaksud membuat masyarakat memiliki dana berlebih yang siap untuk diinvestasikan. Masyarakat kemudian mencari alternatif investasi lain yang memberikan return lebih tinggi, salah satunya instrumen pasar modal," ujar Wimboh.

Hingga Juli 2021 investor pasar modal meningkat menjadi 5,82 juta investor atau tumbuh 93% (yoy) yang didominasi oleh investor ritel berumur di bawah 30 tahun atau investor milenial. Pertumbuhan investor tersebut mencapai dua kali lipat sejak awal pandemi dimana hal tersebut mencerminkan tingginya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia.

"Keberhasilan ini merupakan upaya kita bersama dalam menjaga volatilitas pasar modal agar senantiasa stabil dan terkendali. Peningkatan jumlah investor ritel tersebut juga merupakan hasil dari transformasi digital yang menjadi kunci utama bagi pendalaman basis investor di pasar modal," kata Wimboh.

Wimboh menambahkan, industri pasar modal masih dalam kondisi yang stabil pada 2021. IHSG hingga 9 Agustus 2021 tercatat menguat ke level 6.127,46 atau tumbuh 2,48% (ytd) dengan aliran dana non-residen tercatat masuk sebesar Rp18,24 triliun (ytd).

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya