Penjualan Trisula Textile Turun Jadi Rp223 Miliar Imbas Pandemi

, Jurnalis
Selasa 10 Agustus 2021 13:20 WIB
Penjualan Trisula Turun. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) membukukan penjualan sebesar Rp223,5 miliar di semesterI-2021. Penjualan tersebut turun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp301,0 miliar.

Sekretaris Perusahaan BELL R Nurwulan Kusumawati mengatakan, adapun kontribusi terbesar pada semester I-2021 ini masih didominasi oleh penjualan domestik sebesar 95% dan sedangkan ekspor sebesar 5%. Namun, di sisi lain pendapatan operasional BELL pada semester I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 19,2%.

Baca Juga: Kebanjiran Pesanan Seragam, Penjualan Trisula Textile Rp69,6 Miliar

Meski pendapatan turun, namun emiten penyedia kain, seragam, dan fashion berkualitas berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kinerja semester I-2021. Disebutkan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi sebesar Rp5,6 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp301,2 juta.

“BELL terus berupaya untuk melakukan efisiensi pada seluruh proses operasional kami sesuai dengan kebutuhan yang ada. Mulai dari penggunaan bahan baku, pengaturan waktu kerja, produksi sesuai dengan pesanan, dan sebagainya tanpa mengurangi kualitas dari produk kami,” ungkapnya, dikutip dari Harian Neraca, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Naik Tak Wajar, Saham Trisula Textile Masuk Pengawasan BEI

Di sisi lain BELL juga terus memperhatikan proses produksi yang berkelanjutan dengan mengutamakan menggunakan bahan baku dan bahan pembantu yang ramah lingkungan, bebas dari zat berbahaya dan aman digunakan oleh manusia. BELL telah mengantongi sertifikasi ISO 14001:2015 (sistem manajemen lingkungan) dan Oeko-Tex sebagai salah satu prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya