JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membacakan pidato Nota Keuangan APBN 2022. Dalam struktur APBN 2022, belanja negara direncanakan sebesar Rp2.708,7 triliun.
"Belanja negara terdiri dari belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1.938,3 triliun serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp770,4 triliun," kata Jokowi dalam Penyampaian RUU APBN 2022 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya, Jakarta.
Berikut Fakta Nota Keuangan APBN 2022 yang telah dirangkum, Okezone, Sabtu (21/8/2021):
Baca Juga: Anggaran Perlindungan Sosial Rp427 Triliun, BLT Ada Lagi di Tahun Depan?
1. Ini Rincian Anggaran Kesehatan
Presiden merinci, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp255,3 triliun, atau 9,4% dari belanja negara. Anggaran tersebut akan diarahkan untuk melanjutkan penanganan pandemi, reformasi sistem kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta kesinambungan program JKN.
Kemudian anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp427,5 triliun untuk membantu masyarakat miskin dan rentan memenuhi kebutuhan dasarnya, dan dalam jangka panjang diharapkan akan mampu memotong rantai kemiskinan.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Anggaran Belanja Rp2.708 Triliun dalam RAPBN 2022, Buat Apa Saja?
"Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas SDM, disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp541,7 triliun. Pembangunan SDM tetap menjadi agenda prioritas kita. Indonesia harus bisa memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi," kata Jokowi.