Erick Thohir: Data Bakal Makin Sinkron dan Transparan

Antara, Jurnalis
Selasa 07 September 2021 15:06 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)
Share :

Hal ini dikarenakan ada beberapa BUMN yang sekarang sedang menjalani proses merger. Selain itu ada juga BUMN di bawah klaster PPA-Danareksa di mana sebanyak 7-8 BUMN akan ditutup karena sudah tidak beroperasi sejak tahun 2008.

"Nanti datanya kami sinkronisasikan supaya kita tidak membuang waktu, juga dengan data-data yang memang tidak diperlukan atau memang BUMN-nya sendiri sudah tutup. Hal-hal seperti ini yang kita coba lakukan. Dan saya rasa kompleksitas dan keraguan pasti di awal-awalnya ada, tetapi tentu kalau tadi disampaikan oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan secara transparan, maka jangan takut karena yang namanya penambahan atau pengurangan merupakan suatu hal yang wajar," ujar Erick Thohir.

Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian penting bagaimana BUMN juga bisa mendukung program satu data keterbukaan secara bertahap. Walaupun menurutnya kalau bisa dipercepat bagus, mengingat Covid-19 mempercepat terjadinya digitalisasi dan transparansi.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya