Milenial Melek Investasi, Transaksi Saham di Daerah Ini Tembus Rp3,7 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Kamis 30 September 2021 13:35 WIB
Investor pasar modal mengalami pertumbuhan (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah aset investor di Provinsi Kalimantan Tengah per Agustus 2021 sebesar Rp1,4 triliun. Adapun total transaksi saham alami peningkatan dari Rp3,5 triliun di tahun 2020 menjadi Rp3,7 triliun pada Agustus 2021.

Baca Juga: BEI Rayu Startup Centaur hingga Decacorn Melantai di Bursa

Provinsi ini juga menempati urutan ke-21 dari 34 provinsi di Indonesia berdasarkan total jumlah investor. Kepala Unit Pemasaran Layanan Jasa PT KSEI Ruth Yendra Indriatmi mengatakan, dari peningkatan jumlah investor dan aset yang dimiliki, memperlihatkan bahwa masyarakat, khususnya anak muda di Kalteng semakin melek investasi dan melirik pasar modal Indonesia sebagai salah satu alternatif berinvestasi.

”Bahkan, jika melihat jumlah angkatan kerja, maka potensi peningkatan jumlah investor masih sangat besar di Kalimantan Tengah. Hal ini karena jumlah investor baru mencapai 0,6% dibandingkan angkatan kerja di Kalteng yang sebesar 1,38 juta,” ujarnya di Palangka Raya, kemarin.

Baca Juga: Dirut BEI: Rights Issue BBRI Terbesar di Indonesia dan Asean

Di mana jumlah investor pasar modal, baik itu saham, obligasi dan reksadana di Kalteng sampai dengan Agustus 2021, meningkat 61% menjadi 39.258 investor dibandingkan dengan total investor pasar modal di 2020."Investor di Kalteng pun didominasi oleh anak muda dengan%tase sebesar 47% yang berusia antara 18 sampai dengan 25 tahun," kata Ruth.

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalimantan Tengah (BEI) bekerjasama dengan PT KSEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Phintraco Sekuritas menyelenggarakan workshop untuk wartawan bertujuan memberikan informasi terbaru dari pengembangan dan pencapaian pasar modal Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya