Saat itu, Erick mengaku kaget dan terbebani. Pasalnya, amanah yang diberikan Jokowi cukup berat, khususnya menjalankan transformasi perusahaan pelat merah.
"Ketika beliau memanggil saya, termasuk mas Wishnutama, semua, ya kita terbebani dan terkaget-kaget, tetapi beliau menekankan saya perlu orang pekerja, profesional yang juga benar-benar mentransformasi BUMN seperti yang beliu cita-citakan," kata dia.
"Dan itu bukan pekerjaan yang mudah, dan sampai hari ini pun dibilang apakah saya sempurna melakukan sebagai kepemimpinan BUMN ya tidak pasti saya ada kekurangan di sana sini," lanjutnya.
(Feby Novalius)