4. Pelunasan Utang ke Traveloka
Untuk melunasi utang perusahaan, manajemen memutuskan bila pendapatan atas penjualan tiket pesawat Garuda melalui platform Traveloka menjadi hak milik perusahaan penyediaan layanan tersebut.
"Jadi tiketnya sudah dipajang, jadi ke depan kalau tiket dibayar lewat Traveloka, uangnya bukan buat Garuda, buat Traveloka dan bukan Rp10-Rp20 miliar, ratusan miliar. Tapi mungkin sudah diselesaikan," tutur Peter saat ditemui di kawasan DPR RI.
5. Rincian Utang Garuda Indonesia
Secara keseluruhan, utang Garuda Indonesia mencapai USD9,8 miliar atau setara Rp139 triliun. Adapun rinciannya, utang kepada lessor atau perusahaan penyewa pesawat sebesar USD 6.351 juta atau setara Rp90,2 triliun
Ada pula, komposisi utang terbesar kedua adalah bank yakni USD 967 juta atau setara Rp13,8 triliun. Kemudian, OWK, Sukuk, KIK EBA sebesar USD 630 juta atau setara Rp9 triliun.
Lalu, utang vendor BUMN sebesar USD 595 juta atau setara Rp8,4 triliun., utang vendor swasta dengan nilai USD 317 juta atau Rp4,5 triliun dan liabilitas lainnya senilai USD 751 juta atau Rp10,7 triliun.
(Feby Novalius)