JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa investasi pada program gizi harus dilakukan untuk mempercepat penurunan angka stunting. Hal ini mengingat bahwa adanya stunting bisa berdampak pada produk domestik bruto Indonesia.
Seperti diketahui saat ini angka stunting di Indonesia masih di 27%.
“Kita harus berinvestasi pada intervensi gizi sejak sekarang. Investasi ini adalah kunci yang akan membentuk masa depan bangsa kita,” katanya saat membuka Forum Nasional Stunting 2021, Selasa (14/12/2021).
Baca Juga: Ekonomi Digital RI Diprediksi Tumbuh 8 Kali Lipat, Jadi Rp4.500 Triliun pada 2030
Dia mengatakan bahwa USD 1 yang diinvestasikan pada program gizi, dapat menghasilkan keuntungan berpuluh kali lipat.
“Sebaliknya, studi Bank Dunia menunjukkan bahwa kerugian akibat stunting dan kekurangan gizi akan berdampak pada pengurangan sedikitnya 3% Produk Domestik Bruto (PDB) sebuah negara,” tuturnya.
Baca Juga: Wapres Sebut Fintech Sumbang Rp60 Triliun ke Ekonomi Indonesia
Maruf menekankan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak. Tidak hanya komitmen di tingkat pusat, upaya advokasi komitmen pemerintah daerah juga harus optimal.