JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) buka-bukaan soal kabar penawaran saham perdana/initial public offering (IPO) GoTo dan Traveloka.
Direktur Penilaian BEI I Geda Nyoman Yetna menyatakan, BEI belum dapat memberikan keterangan sampai ada izin publikasi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada perusahaan yang melakukan IPO
"Berkaitan dengan hal tersebut (IPO Unicorn), kami belum dapat menjawab ataupun menyampaikan secara spesifik nama perusahaan yang akan melakukan IPO sampai dengan perusahaan mendapatkan ijin publikasi dari OJK," kata Nyoman kepada media, Selasa (21/12/2021).
Baca Juga: Daftar Antrean IPO di Asia, dari GoTo hingga Teh Boba Gong Cha
Nyoman menegaskan BEI merespons positif kedua entitas tersebut, terutama ihwal rencana penggalangan dana di pasar modal.
"Pada prinsipnya kami menyambut baik perusahaan yang akan melakukan fund raising di pasar modal yang berasal dari berbagai sektor maupun size perusahaan," katanya.
Nyoman menegaskan komitmen BEI sebagai rumah untuk mewadahi pertumbuhan perusahaan-perusahaan potensial di Tanah Air.
"Kami berkomitmen untuk menjadikan BEI sebagai house of growth bagi seluruh karakteristik perusahaan-perusahaan potensial di Indonesia dengan menjadi Bursa yang adaptif dan kompetitif," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)