Selain memiliki kesamaan permasalahan, pemegang saham pun menempuh jalan serupa untuk menyelamatkan bisnis Garuda Indonesia. Dimana, proses yang ditempuh melalui negosiasi dan restrukturisasi dengan kreditur hingga lessor.
Erick menyebut, restrukturisasi Garuda merupakan proses penyelamatan yang paling menyedihkan. Pasalnya, pemegang saham harus berhadapan dengan banyak kreditur, lessor, dan vendor dengan dinamika yang berbeda-beda. Meski begitu, Garuda harus melewati proses tersebut jika ingin tetap terbang.
(Feby Novalius)