JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diprediksi melanjutkan tren penguatan. Sebelumnya, IHSG rebound pada perdagangan Jumat (21/1) lalu, naik 99,50 poin atau 1,50% di level 6.726.
Head of Technical Analyst PT BNI Sekuritas, Andri Zakarias mengatakan, arah IHSG di pekan depan masih akan bergerak terbatas mengingat beberapa sentimen yang ada.
Baca Juga: IHSG Sepekan Menguat 0,49% ke 6.726, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp8.463 Triliun
"Kalau indeks akan menguji dulu ya di level tertingginya 6.754, tapi kalau saya liat mungkin agak terbatas kenaikannya karena investor masih fokus, mungkin awal pekan depan masih akan ada profit taking," ujar Andri kepada MNC Portal, dikutip Sabtu (22/1/2022).
Menurut dia pada hari Senin-Selasa akan jadi puncak profit taking para investor domestik sebelum pengumuman The Fed.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,5% ke 6.726, Saham MSKY Top Gainers
Di sisi lain, hal itu didukung oleh pasar yang masih ada kekhawatiran meskipun diperkirakan memang The Fed tetap mempertahankan suku bunga, tetapi menjelang pengumuman itu pasar cenderung wait and see.
"Jadi secara teknikal mungkin mencoba 6.725 sampai 6.754 yang dicoba untuk pekan depan," katanya.