Investasi Saham untuk Jangka Panjang

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 19 Februari 2022 07:03 WIB
Investasi Saham untuk Jangka Panjang (Foto: Okezone)
Share :

Faktor sektor usaha perusahaan juga bisa ikut jadi pertimbangan, apakah dalam jangka panjang produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan akan tetap dibutuhkan banyak orang. Dengan melakukan analisis-analisis ini, investor tidak perlu risau ketika harga saham perusahaan turun dalam jangka pendek.

Artinya, penyebab turunnya harga saham bukan karena faktor fundamental, tetapi akibat situasi eksternal yang sedang terjadi. Jika kondisi eksternal sudah membaik kembali, harga sahamnya pun akan ikut naik lagi.

Sebelum memutuskan berinvestasi, yang paling utama perlu dilakukan adalah menentukan tujuan investasi. Sehingga, seorang investor tahu apa kebutuhannya dan produk investasi apa yang sesuai dengan tujuan investasi. Selain jangka waktu investasi yang dipengaruhi tujuan, hasil investasi juga akan jadi pertimbangan dalam menetapkan produk investasi yang sesuai.

Contoh, kebutuhan pensiun adalah kebutuhan jangka panjang. Jika investor saat ini usianya 35 tahun dan dia menginginkan memiliki sejumlah dana untuk dinikmati pada usia 55 tahun, artinya tujuan investasi untuk 20 tahun ke depan.

Dalam jangka panjang, saham memberikan potensi return yang paling tinggi. Selama rentang 10 tahun terakhir, pertumbuhan IHSG tertinggi terjadi pada tahun 2014 sebesar 22,3% (return saham berdasarkan kenaikan indeks saham tertinggi dalam rentang waktu 2011-2021 berdasarkan data statistik di website IDX).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya