JAKARTA - Produsen kedelai menghentikan produksinya selama 3 hari ke depan dari 21 - 23 Februari 2022. Hal tersebut karena tingginya harga kedelai.
Salah satu pedagang di Pasar Gardu Jakarta Timur, Zumiatun (60) asal Jakarta mengaku mengalami kerugian dengan adanya aksi mogok ini.
Karena, baginya penjualan tempe dan tahu di warungnya tergolong cukup laris manis.
BACA JUGA:Harga Kedelai Melonjak, Tahu Tempe Kian Mahal Jadi Rp6.000
Bahkan dalam satu hari Zumiatun bisa mendatangnya 5 suplier tempe maupun tahu yang berbeda.
Sehingga dengan adanya mogok produksi tersebut cukup berpengaruh terhadap pendapatannya.