2. Alokasi Khusus di Gelombang 23
Komite telah memutuskan untuk memprioritaskan penambahan alokasi pada 212 kabupaten/kota kemiskinan ekstrem.
Alasannya karena melalui Kartu Prakerja dapat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk dapat terlepas dari jerat kemiskinan ekstrem.
Sehingga, program Kartu Prakerja akan memberikan alokasi khusus kepada 50 ribu Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
“Ini memberikan jaminan kepada mereka karena sudah memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk pekerjaan itu,” ucap Airlangga.
3. Dapat 3,5 Juta
Bagi peserta yang lolos seleksi Kartu Prakerja gelombang 23 akan mendapatkan bantuan dengan total Rp3,55 juta.
“Adapun rinciannya biaya pelatihannya Rp1 juta, insentif Rp2,4 juta dan insentif survei Rp150.000,” beber Airlangga.