“Dengan dukungan stakeholder, Pertamina akan terus meningkatkan kinerja menghadapi tantangan dinamika energi global dan transisi energi dunia agar menjamin ketahanan dan kemandirian energi nasional yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo pada Selasa, 1 Maret 2022 mengatakan kenaikan harga minyak mentah dunia yang disebabkan perang antara Rusia dengan Ukraina, harus dicermati dengan baik dan diwaspadai untuk mencegah terjadinya kelangkaan energi.
"Kelangkaan energi. Dulu sebelum perang harganya naik karena kelangkaan. Ditambah perang (harganya) naik lagi. Sekarang harga per barel sudah di atas USD100 yang sebelumnya hanya USD50-USD60," ujar Jokowi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)