JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dan PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). Kedua saham masuk dalam radar pantauan karena dinilai adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar yang masuk dalam kategori Unusual Market Activity (UMA).
"Dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham MIKA di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang undangan di bidang Pasar Modal," tulis pengumuman BEI, Selasa (22/3/2022). Surat yang sama juga dikeluarkan untuk NATO.
Seperti diketahui, emiten rumah sakit Mitra Keluarga (MIKA) sempat mengalami penurunan cukup signifikan sejak 15 Maret 2022 hingga 18 Maret 2022, sebelum kemudian akhirnya rebound 2,39% pada penutupan Senin (21/3).
Per Selasa (22/3) pukul 10:15 WIB, MIKA bergerak di range Rp2.110 - Rp2.160.
Sementara emiten pengelola dan pengembang hotel NATO juga sempat berakhir menguat tiga hari berturut-turut sejak 16 - 18 Maret 2022, sebelum kemudian jatuh pada Senin (21/3).
Hingga Selasa (22/3) pukul 10:17 WIB, NATO bergerak di area Rp675 - Rp695.