"Konversi ini akan terus kita intensifkan. Semoga dengan adanya konversi ini juga bisa mendorong industri kendaraan listrik bisa semakin berkembang. Sehingga motor listrik bisa dibuat dalam negeri dan bisa meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri," jelasnya.
Kementerian ESDM sendiri akan terus melaksanakan program konversi motor listrik melalui pengembangan industri-industri pendukung lainnya.
BACA JUGA:Segini Loh Biaya Konversi ke Motor Listrik, Siapkan Budgetmu!
Hal ini diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
"Saat ini sudah ada lebih dari 100 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dengan 85 persen menggunakan home charging. Ini akan terus kita dorong, sehingga semua masyarakat bisa menggunakan energi listrik dan akan mengurangi bahan bakar fosil," katanya.
(Zuhirna Wulan Dilla)