JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa BI merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,5% dari yang sebelumnya sebesar 4,4%.
Pemulihan ekonomi global diperkirakan terus berlanjut meski lebih rendah dari proyeksi sebelumnya dan disertai ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.
"Berlanjutnya ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina berdampak pada pelemahan transaksi perdagangan, kenaikan harga komoditas, dan ketidakpastian pasar keuangan global di tengah penyebaran Covid-19 yang menurun," ujar Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa(19/4/2022).
BACA JUGA:Ekonomi China Tumbuh 4,8% di Kuartal I-2022
Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi berbagai negara, seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, dan India juga diperkirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.