MALANG - Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Malang berkembang cukup positif selama awal tahun 2022 ini hingga triwulan pertama. Banyak produk dari UMKM yang sudah dipasarkan hingga nasional. Salah satu di antaranya UMKM pengolahan madu yang bernama Sarang Maduku.
Sudah dua tahun ini pengolahan madu yang dimiliki pemuda bernama Andoni Pridatama ini menuai sukses hingga penjualan tak kurang 6.000 produk setiap bulannya.
Sang pemilik Sarang Maduku mengisahkan awal mula dirinya memulai usaha mengelola madu.
BACA JUGA:Berkah Ramadan Bikin Pengusaha Cincau Untung Besar, Penjualan 5 Kali Lipat
Menurutnya, awalnya dia merupakan karyawan dari salah satu bank di Kota Malang dengan masa bakti delapan tahun lamanya.
Di tengah kemapanannya ia ingin merasa jenuh menjadi karyawan dan ingin mencari tantangan baru.
Apalagi cita-citanya untuk berwirausaha akhirnya membuat tekad Doni bulat memulai usahanya pada 2018 sambil tetap bertahan menjadi karyawan.
"Awalnya saya tidak langsung jualan madu. Tapi sempat juga jualan buah durian sampai hijab. Namun kemudian saya bertemu dengan salah satu peternak lebah dan saat itu saya tertarik untuk menjadi peternak lebah madu," ujar Doni ditemui, di tempat usahanya di Jalan Ikan Gurame, Kelurahan Tunjungsekar, Kota Malang
Proses memulai usahanya disebutnya tak mudah, ia mengaku sempat tertipu oleh seorang oknum peternak lebah yang menawarinya.
Saat itu dirinya memiliki modal Rp20 juta untuk membeli 10 kotak yang dijadikan sarang lebah.