JAKARTA - PT Harum Energy Tbk (HRUM) membukukan pendapatan sebesar USD152,17 juta pada kuartal I 2022. Pendapatan HRUM naik 166,6% dibandingkan pendapatan periode sama tahun lalu senilai USD57,08 juta.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Rabu (11/5/2022), emiten pertambangan batu bara itu mampu memaksimalkan pendapatan dari kontrak penjualan batu bara sebanyak USD149,38 juta, dan pendapatan sewa USD2,79 juta. Pasar ekspor menjadi motor pemasukan perseroan, yang sebagian besar diserap oleh negara-negara di Asia Timur yakni China, Korea Selatan, dan Jepang, dengan total sebesar USD117,35 juta.
Dua pelanggan utama yang menyerap lebih dari 10 persen pemasukan perseroan adalah China Huaneng Group Fuel Co., Ltd, yang meningkat dari USD26,23 juta, menjadi USD96,21 juta. Selanjutnya Equentia Natural Resources Pte., Ltd, sebesar USD17,05 juta.
Kenaikan pendapatan mendongkrak beban pokok pendapatan dari USD30,62 juta, menjadi USD55,26 juta. Alhasil laba tahun berjalan perseroan mencapai USD77,20 juta, melejit 249,16% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar USD22,10 juta.