Per 31 Desember 2021, jumlah aset perseroan tumbuh 9,08% menjadi Rp52,44 miliar, dari sebelumnya Rp48,07 miliar. Liabilitas membengkak menjadi Rp11,30 miliar dari Rp8,13 miliar, sementara ekuitas neto tumbuh sejumlah Rp41,14 miliar, dari Rp39,93 miliar.
BACA JUGA:Laba Bersih Kapuas Prima Coal (ZINC) Rp77,2 Miliar di 2021, Melesat 165%
Akhir tahun lalu, TNCA menggenggam kas dan setara kas sebesar Rp5,46 miliar, lebih rendah dari posisi kas akhir tahun 2020 sebanyak Rp6,99 miliar.
(Zuhirna Wulan Dilla)