Indonesia-Inggris Garap Proyek Kota Masa Depan Rp162 Miliar

Heri Purnomo, Jurnalis
Selasa 05 Juli 2022 13:31 WIB
Ilustrasi kota. (Foto: MNCLand)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia kerja sama dengan Inggris untuk meluncurkan proyek-proyek Kota Masa Depan sebesar 9 juta poundsterling atau setara Rp162 miliar.

Proyek kota masa depan merupakan program kerja sama di bidang transportasi hijau.

Adapun proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani antara Menteri Transportasi Inggris & Indonesia pada Juni 2022.

 BACA JUGA:Jokowi: IKN Desain Kota Masa Depan Miliknya Anak Muda

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins mengatakan peluncuran proyek kota masa depan merupakan fase baru kerja sama dalam transportasi rendah karbon.

"Saya bangga mengumumkan peluncuran Program Kota Masa Depan ini, yang berarti mulai hari ini kami memiliki portofolio proyek baru untuk berkolaborasi erat dengan Indonesia dalam meningkatkan transportasi perkotaan, sambil mengatasi perubahan iklim. Proyek-proyek ini akan berkontribusi pada percepatan perjalanan Indonesia menuju transportasi rendah karbon,” ujarnya saat memberikan sambutan peluncuran kerja sama antara Indonesia dan Inggris di Westin Hotel, Jakarta, Rabu (5/7/2022).

Owen menjelaskan bahwa nantinya proyek ini akan mewujudkan tujuan bersama untuk mendorong ekonomi inklusif pembangunan, dan peningkatan kesehatan dan penghidupan.

Selain itu, proyek-proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan transportasi perkotaan baik dalam arti rendah karbon.

"Semua proyek yang diluncurkan hari ini mencakup intervensi untuk mengatasi masalah kesetaraan gender, dan inklusi sosial (GES) dan meningkatkan akses ke transportasi perkotaan," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub Hendro Sugiatno menyebut pihaknya menyambut baik pelaksanaan kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Inggris.

"Melalui program ini kami percaya bahwa upaya dalam peningkatan kualitas mobilitas sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi dan penangan dampak perubahan iklim harus sejalan," terangnya.

"Kerja sama ini diharapkan mengembangkan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan," tambahnya.

Adapun nantinya proyek ini akan mendukung beberapa kota di Indonesia termasuk Semarang, Medan, Surabaya, Makassar dan juga DKI Jakarta.

"Saya mengajak rekan-rekan di Kemenhub dan pemerintah provinsi dan kita terkait untuk memiliki program ini, memimpib dalam tahap implementasi sehingga kita bisa memetik manfaat dari progam ini untuk Indonesia," bebernya.

Serta proyek-proyek yang nantinya akan dijalankan dalam kerja sama ini antara lain, membuka peluang untuk kereta api ringan, pengembangan berorientasi transit dan perolehan nilai tanah di Semarang Raya.

Selanjutnya, mengembangkan peralihan ke transportasi rendah karbon melalui peningkatan keselamatan bagi kelompok-kelompok rentan.

Bisa juga untuk meningkatkan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di kota-kota metropolitan pesisir, lalu, dekarbonisasi transportasi inklusif di Indonesia.

Terakhir, mobilitas bersih untuk metropolitan Jakarta untuk meningkatkan tingkat tranportasi rendah karbon di seluruh kota dan melihat bagaimana pendekatan ini dapat ditingkatkan secara nasional.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya