Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub Hendro Sugiatno menyebut pihaknya menyambut baik pelaksanaan kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Inggris.
"Melalui program ini kami percaya bahwa upaya dalam peningkatan kualitas mobilitas sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi dan penangan dampak perubahan iklim harus sejalan," terangnya.
"Kerja sama ini diharapkan mengembangkan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan," tambahnya.
Adapun nantinya proyek ini akan mendukung beberapa kota di Indonesia termasuk Semarang, Medan, Surabaya, Makassar dan juga DKI Jakarta.
"Saya mengajak rekan-rekan di Kemenhub dan pemerintah provinsi dan kita terkait untuk memiliki program ini, memimpib dalam tahap implementasi sehingga kita bisa memetik manfaat dari progam ini untuk Indonesia," bebernya.
Serta proyek-proyek yang nantinya akan dijalankan dalam kerja sama ini antara lain, membuka peluang untuk kereta api ringan, pengembangan berorientasi transit dan perolehan nilai tanah di Semarang Raya.
Selanjutnya, mengembangkan peralihan ke transportasi rendah karbon melalui peningkatan keselamatan bagi kelompok-kelompok rentan.
Bisa juga untuk meningkatkan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di kota-kota metropolitan pesisir, lalu, dekarbonisasi transportasi inklusif di Indonesia.
Terakhir, mobilitas bersih untuk metropolitan Jakarta untuk meningkatkan tingkat tranportasi rendah karbon di seluruh kota dan melihat bagaimana pendekatan ini dapat ditingkatkan secara nasional.
(Zuhirna Wulan Dilla)