JAKARTA - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) incar kenaikan penjualan dan laba bersih sebesar 15% tahun ini. Direktur Keuangan Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi menyatakan, perhitungan target ini turut mempertimbangkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh konflik Rusia - Ukraina.
Pasalnya konflik antara kedua negara tersebut mengakibatkan kesulitan pengiriman barang dan pembayaran ke Rusia yang kemudian berdampak negatif terhadap kinerja perseroan pada paruh pertama tahun ini.
“Namun itu hanya berlangsung di kuartal pertama karena pada kuartal kedua dan ketiga keadaan dan kinerja perseroan sudah mulai membaik,” jelasnya saat public expose Live, Rabu (14/9/2022).
Lebih lanjut dia menyatakan bahwa saat ini Selamat Sempurna justru mndapat efek positif kaena meningkatnya permintaan produk ke Rusia. Andri juga berharap agar permintaan ini dapat terus berlanjut.
Untuk informasi, penjualan bersih konsolidasian Perseroan pada semester pertama tahun buku 2022 sebesar Rp2,31 triliun, atau 17% lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu Laba bersih perseroan sebesar tercatat sebesar Rp377 miliar atau 20% lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Selama periode semester pertama tahun buku 2022, Perseroan berusaha untuk menjalankan bisnisnya secara simpel, ramping, dan efisien sehingga Perseroan mampu mempertahankan stabilitas margin laba operasi dan margin laba bersih walaupun di tengah tekanan terhadap margin laba kotor.
Andri melanjutkan bahwa pihaknya masih fokus ke pasar ekspor karena hampir 70% pasar SMSM adalah ekspor.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)