Proyek tersebut terdiri dari storage house multifungsi, SOHO, dan shophouse.
Adapun, proyek ketiga yang menjadi andalan perseroan yakni proyek Tanamori di Labuan Bajo yang akan mengusung konsep pariwisata bekelanjutan, dengan luas 246 hektare.
Terkait proyek ini, perseroan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Tanamori Makmur Indonesai dan PT Flores Prosperindo pada 25 Februari lalu.
Perseroan akan melakukan kerja sama sebagai master developer untuk mengembangkan Tanamori sebagai kawasan pariwisata kelas dunia.
“Nantinya, proyek ini akan dikembangkan dalam dua fase. Fase pengembangan pertama seluas 87 hektare dan pengembangan kedua seluas 159 hektare,” pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)