Strategi Waskita Beton (WSBP) Usai Restrukturisasi Utang Rp8,9 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Rabu 05 Oktober 2022 17:10 WIB
Strategi WSBP usai restrukturisasi utang (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Strategi PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) usai restrukturisasi utang Rp8,9 triliun. Perseroan terus memutar otak untuk memulihkan kinerja bisnis dan keuangan perusahaan usai restrukturisasi total utang senilai Rp8,9 triliun.

Sejak 20 September lalu, WSBP telah mengantongi perjanjian perdamaian (Homologasi) dengan para kreditur; Adapun saat ini perserpam sedang dalam proses mengimplementasikan kesepakatan tersebut.

"Pasca-restrukturisasi, WSBP memang menargetkan adanya perbaikan fundamdental keuangan secara menyeluruh di mana struktur modal kami yang bisa dikatakan dalam posisi distress di akhir 2021 saat ini sudah mengalami perbaikan cukup signifikan," kata Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, dalam paparan publik secara virtual, Rabu (5/10/2022).

Fandy merinci sejumlah peluang dan strategi yang dapat mendongkrak fundamental perusahaan di masa mendatang. Pertama adalah kenaikan anggaran infrastruktur untuk tahun depan yang meningkat 7,75% sebesar Rp392 triliun. Sentimen tersebut dinilai dapat meningkatkan permintaan produk WSBP.

Kedua adalah sinergisitas dalam grup holding Waskita, di mana perseroan masih menjadi penyuplai utama beton dari proyek-proyek induk grup, khususnya pengerjaan proyek penyertaan modal negara (PMN) hingga proyek penjaminan pemerintah.

"Tahun ini, Waskita Karya holding akan menerima PMN sebesar Rp3 triliun, dan rights issue kemungkinan sebesar Rp900 miliar. Jadi Rp3,9 triliun ini bisa menjadi potensi nilai kontrak baru bagi WSBP," terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya