Kemudian, sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk peningkatan modal kerja, namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku yaitu CPO dan palm kernel, dalam rangka meningkatkan utilisasi produksi pada pabrik kernel crushing dan refinery.
“Alokasi penggunaan dana dimaksimalkan untuk refinery extension yaitu shortening, food grade palm derivative, dan bisnis packaging,” tulis manajemen dalam prospektus, dikutip Jumat (14/10/2022).
Citra Borneo Utama dijadwalkan melantai di bursa dengan kode CBUT pada 4 November 2022. Sementara itu, perseroan telah memulai periode penawaran awalnya pada 13 Oktober hingga 19 Oktober 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 27 Oktober 2022. Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 31 Oktober hingga 2 November 2022. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 2 dan 3 November 2022.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)