Adapun keunggulan dari aspal PG ini lebih kuat dan tahan akan keretakan atau kerusakan lainnya sehingga banyak digunakan pada pekerjaan jalan atau runway bandara di dunia.
“Beberapa aspek yang menunjang kelancaran dalam pelaksanaan proyek ini yaitu pengendalian terhadap cuaca, pembuatan sodetan irigasi untuk aliran air serta pemberitahuan pengamanan terhadap perubahan runway yang dioperasikan,” kata Tjahjo.
Diharapkan dengan telah selesainya proyek ini, maka dapat menambah kontribusi positif dari Hutama Karya dalam pembangunan infrastruktur konektivitas udara.
Selain itu juga mempermudah mobilitas masyarakat,mengakomodir peningkatan arus barang dan jasa serta mendorong roda perekonomian daerah dan pariwisata khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)