Mahkota Group (MGRO) Catat Rugi Rp48,11 Miliar di Kuartal III-2022

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis
Selasa 13 Desember 2022 15:05 WIB
MGRO Catat Rugi (Foto: Okezone)
Share :

Hingga akhir September 2022, total nilai aset MGRO tercatat sebesar Rp2,64 triliun, tumbuh 45,30% dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp1,82 triliun. Adapun, liabilitas tercatat sebesar Rp2,01 triliun dan ekuitas sebesar Rp627,37 miliar.

Manajemen MGRO menilai bahwa, bisnis kelapa sawit terutama di pasar ekspor masih prospektif pada tahun depan, meskipun dibayangi resesi global. Permintaan akan produk turunan CPO diproyeksikan akan tetap tinggi.

Terlepas dari kondisi apapun, CPO dan produk turunannya tetap akan menjadi kebutuhan utama yang dibutuhkan masyarakat. Dari sisi volume bisa dipastikan dapat stabil atau meningkat, tetapi dari sisi harga belum dapat diprediksi karena dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti logistik, kenaikan suku bunga, serta inflasi.

Selain itu, harga dari produk substitusi minyak kelapa sawit pun juga akan turut mempengaruhi terhadap produk kelapa sawit. Mengingat negara seperti Rusia, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) menjadi produsen minyak nabati selain kelapa sawit.

Di samping itu, untuk mengembangkan usaha perseroan dalam 1-3 tahun mendatang dalam jangka pendek dan menengah yakni, dengan melakukan integrasi secara vertikal, baik forward maupun backward. Untuk forward, proyek-proyek hilirisasi telah disebutkan tadi seperti penambahan kapasitas produksi serta line refinery baru. Sedangkan untuk backward adalah pengembangan ke hulu yakni perkebunan.

Perseroan juga akan melakukan strategi diversifikasi terkonsentrasi ataupun horizontal secara jangka panjang baik di proyek energi, biogas maupun pemanfaatan limbah menjadi produk pulp and paper, dalam jangka panjang perseroan juga akan melakukan strategi diversifikasi konglomerasi, baik itu di bidang finansial maupun teknologi.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya