Kemudian mengakhiri perdagangan Kamis (29/12) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik di tengah koreksi indeks saham utama di bursa regional Asia. IHSG ditutup melemah 9,56 poin atau 0,14% ke posisi 6.860,08. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,18 poin atau 0,66% ke posisi 939,87.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji seperti dikutip Antara mengatakan, para pelaku investor memanfaatkan pelemahan indeks untuk melaksanakan buy on weakness atas saham-saham yang berfundamental bagus. Di sisi lain, lanjut Nafan, para pelaku pasar juga mengapresiasi kinerja perekonomian Indonesia yang relatif solid di tengah-tengah terjadinya ketidakpastian global.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi di mana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 1,32%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen non primer masing-masing minus 0,42% dan minus 0,29%.
Sedangkan lima sektor meningkat di mana sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 1,78%, diikuti sektor kesehatan dan sektor perindustrian masing-masing 1,25% dan 0,55%. Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BOSS, NZIA, PADA, JARR, dan SEMA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ISAP, EURO, IPPE, KIOS, dan ZATA.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)