JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) bakal menerbitkan obligasi senilai Rp100 miliar. Emiten produsen kabel listrik dan kabel telekomunikasi, ini akan menggelar penawaran umum mulai 19 Januari mendatang.
Dikutip dalam IDX 1st Session Closing Market, Jumat (13/1/2023), Voksel Dalam penawaran ini, Voksel memberikan imbal hasil yang atraktif.
Voksel akan merilis Obligasi berkelanjutan I Voksel Electric Tahap II tahun 2023. Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Voksel Electric dengan target penghimpunan dana sebesar Rp350 miliar.
Sebelumnya pada tahun 2022 lalu, Voksel telah merilis obligasi berkelanjutan I Voksel Electric Tahap I tahun 2022 senilai Rp250 miliar. Untuk tahap kedua ini, Voksel akan merilis obligasi dengan jumlah pokok Rp100 miliar.
Seluruh dana obligasi ini akan Voksel gunakan untuk modal kerja operasional yang mendukung lini produksi kabel power dan kabel serat optik.
"Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan sebesar Rp 200 miliar untuk pelunasan sebagian Obligasi I Voksel Electric 2019 Seri A," ungkap Voksel dalam prospektus ringkas penawaran obligasi.
Dalam penerbitan obligasi tahap II ini Voksel hanya merilis satu seri, punya jangka waktu 3 tahun dengan bunga tetap sebesar 10,6% per tahun.
Berdasarkan data Pemeringkat Efek Indonesia, split alias selisih wajar imbal atas hasil obligasi rating operasi dengan tenor tiga tahun dibanding obligasi pemerintah dengan tenor sama sebesar 142,60 basis poin. Sementara imbal hasil obligasi pemerintah dengan tenor 1 tahun sebesar 6,15%.
Obligasi koperasi yang berjangka 3 tahun tersebut memiliki peringkat dianggap wajar ketika merilis kupon 8,58%. Dengan demikian, obligasi berkelanjutan tahap I Voksel Electric tahap II tahun 2023 diberikan kupon sebesar 10,6% jelas sangat atraktif.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)