Dengan demikian, total jumlah saham yang dibeli mencapai 368.740.400 lembar saham, atau setara 54,25%.
Secara teknis, buyback adalah kegiatan pembelian kembali saham yang beredar di publik. Pada proses buyback, perusahaan menginvestasikan dananya untuk membeli saham perusahaannya sendiri dari publik.
Pilihan ini diambil untuk mengurangi jumlah saham yang telah beredar.
Lalu, buyback saham juga bisa meningkatkan permintaan terhadap harga lebih rendah.
Di sisi lain, buyback dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan metrik keuangannya dengan dominasi total saham yang telah beredar sebelumnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)