Ditemani Cucu Tjong A Fie, Ibu Mimi, Wamenparekraf Angela yang merupakan anggota Kabinet Indonesia Maju termuda ini berkeliling bangunan yang memiliki gaya arsitektur Tiongkok, Melayu, Eropa, dan art-deco. Turut mendampingi Wamenparekraf Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf, Faisal.
Tjong A Fie Mansion juga sering kali disebut sebagai a historical jewel in Medan. Penataan rumah dua lantai ini pun mengikuti prinsip feng-shui. Terlihat dari ruang-ruang yang berada di empat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka cukup besar di tengahnya, yang menandakan 'sumur surga'.
Karenanya nilai-nilai yang terkandung di dalam bangunan bersejarah tersebut diharapkan tidak pudar dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Utamanya dapat mendukung capaian 3,5 juta - 7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,2 miliar - 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara di tahun 2023.
Angela berharap, masyarakat setempat memiliki rasa gotong royong untuk melestarikan budaya dan mempelajari sejarah di Kota Medan melalui Tjong A Fie Mansion.
"Mari kita sama-sama menjaga cagar budaya ini agar bisa terus dinikmati anak cucu hingga bertahun-tahun ke depan dan mampu menarik kunjungan wisatawan," kata Angela.
(Taufik Fajar)