2. Di depan pintu masuk/keluar dan ke tangga atau fasilitas persilangan dengan perbedaan ketinggian lantai
3. Di pintu masuk/keluar terminal transportasi umum atau area penumpang
4. Di jalur pedestrian yang menghubungkan jalan dan bangunan
5. Di pemandu arah dari fasilitas umum ke stasiun transportasi umum terdekat.
Jalur pemandu memiliki dua tekstur, yakni:
1. Tekstur garis-garis
Bermakna sebagai penunjuk arah perjalanan. Artinya, pengguna bisa terus berjalan mengikuti jalur pemandu tanpa perlu kewaspadaan lebih karena jalur dinilai aman.
2. Tekstur bulat-bulat
Bermakna sebagai pemberi peringatan terhadap adanya perubahan situasi di sekitar sehingga pengguna bisa lebih waspada.
(Zuhirna Wulan Dilla)