JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat baru 10 provinsi yang sudah menyelesaikan penyaluran bantuan pangan beras hingga 100% di tahap pertama. Bantuan pangan ini akan diberikan dalam tiga tahap.
Adapun 10 provinsi tersebut, Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan DKI Jakarta.
“Tercatat 10 provinsi realisasinya sudah 100%. Untuk provinsi lainnya masih terus dikebut. Beberapa (provinsi) sudah di atas 80%< seperti Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat Daya, Jawa Tengah, Riau, dan DI Yogyakarta,” ujar Kepala Bapanas Arief, dikutip dari Antara, Senin (24/4/2023).
Secara keseluruhan, bantuan sosial (Bansos) berupa beras telah disalurkan hingga 71% di tahap pertama tahun ini. Bansos tersebut sudah dibagikan sebanyak 151.925 ton dari total penyaluran sebanyak 213.530 ton pada 20 April 2023.
“Berdasarkan jumlah tersebut, Bulog telah menyalurkan bantuan pangan beras ini kepada sekitar 15,1 juta KPM (keluarga penerima manfaat) yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Jumlah ini masih akan bertambah hari ini, karena Bulog masih melakukan pendistribusian sampai H-1 Lebaran,” ujarnya.
Dalam pendistribusian bantuan pangan beras, Bulog mengoptimalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di 26 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia. Bulog juga bekerja sama dengan 3 perusahaan logistik, yaitu PT Pos Indonesia (Persero), PT Jasa Prima Logistik (JPL) dan PT DNR.
“Kita mendorong agar dilakukan percepatan pendistribusian termasuk di daerah terdepan dan terluar, mengingat bantuan pangan beras ini sangat penting untuk menjaga pasokan pangan masyarakat serta menekan lonjakan inflasi khususnya jelang Idul Fitri sesuai arahan Bapak Presiden,” ungkapnya.
Bantuan pangan beras tersebut akan disalurkan selama 3 bulan dari bulan Maret sampai dengan Mei secara bertahap. Penyaluran tahap pertama telah dimulai sejak Maret 2023.
Melalui program ini 21,3 juta KPM akan menerima bantuan berupa beras masing-masing 10 kg sebanyak 3 kali hingga bulan Mei 2023.
(Feby Novalius)